Kenali kebutuhan makan anak kita from Diani Adrina's blog

Perkenalan makan pada anak sudah dimulai sejak usia 6 bulan. Pada masa ini biasanya para ibu bersemangat namun sekaligus deg-degan terutama pada ibu yang menangani anak pertama. Masukan dan saranpun bermunculan dengan dasar pengalaman si pemberi saran. Nah, untuk keadaan seperti itu mari kita lihat dulu kebutuhan kalori dan nutrien anak. 


Anak membutuhan kalori yang cukup banyak yaitu 110 - 120 Kal/kgBB sehat/hari dan protein sebanyak 2,5 g/kgBB sehat/hari untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka. Jumlah lemak yang dibutuhkan sekitar 20% dari total kalori dan kebutuhan karbohidrat sekitar 50% dari total kalori. Jumlah kebutuhan lemak dan karbohidrat ini tidak terlalu berbeda dengan kebutuhan orang dewasa.


Sebelum menghitung kebutuhannya kita perlu tahu cara hitung berat badan sehat anak kita sesuai  umurnya dengan menggunakan rumus Berhman (1992) berikut ini: 

Usia 3 -12 bulan = [umur (dalam bulan) + 9] / 2

Usia 1 - 6 tahun = [umur (dalam tahun) x 2] + 8

Usia 7 - 12 tahun = {[umur (dalam tahun) x 7] + 5} / 2


Selanjutnya, kita masukkan berat badan sehat kedalam rumus dibawah ini untuk mengetahui kebutuhan Kalori perhari. Rumusnya:

Usia 0 - 12 bulan = BB sehat (dalam kg) x 110 Kal

Usia 1 - 3 tahun = BB sehat (dalam kg) x 100 Kal

Usia 4 - 6 tahun = BB sehat (dalam kg) x 90 Kal

Usia 7 - 9 tahun = BB sehat (dalam kg) x 80 Kal

Usia 10 - 12 tahun = BB sehat (dalam kg) x 70 Kal


Kebutuhan kalori anak bervariasi dari 1000, 1200, 1500, 1700, 1900, 2100, 2300, 2500 Kal bahkan bisa lebih. Hal ini disebabkan oleh karena anak tidak hanya sedang tumbuh dan berkembang namun juga aktivitas anak yang semakin banyak.

Kebutuhan protein anak bisa diketahui yaitu dengan mengalikan berat badan sehat dengan 2,5 g (BB dalam kg x 2,5 g)


Setelah mendapatkan hasil perhitungan maka kita perlu mencocokkan waktu sekolah, tidur siang, kegiatan ekstra kurikuler dan lain-lain dengan pembagian waktu makanan utama dan selingan. Sebaiknya waktu makan utama dan selingan berjarak sekitar 3 jam. Jadi dalam 1 hari anak mendapatkan 3 kali makanan utama dan 3 kali selingan. Kehadiran selingan sangat membantu mengejar kebutuhan kalori anak yang jumlahnya besar sehingga anak tidak perlu kita timbuni nasi dan lauk pauk dengan jumlah besar yang bisa membuatnya begah/kekenyangan. 


Dengan begitu padatnya aktivitas anak maka ada hal yang harus diperhatikan baik oleh orangtua dan pihak sekolah yaitu pengawasan terhadap pola makan anak saat mereka masih disekolah. Oleh sebab itu komunikasi yang cukup intens antara kedua belah pihak harus terjalin dengan baik demi kebaikan anak kita.


Previous post     
     Next post
     Blog home

The Wall

No comments
You need to sign in to comment

Post

By Diani Adrina
Added Jun 16 '13

Tags

Rate

Your rate:
Total: (0 rates)

Archives